Minggu, 31 Januari 2016

CCTV System

CCTV SYSTEM

       I.            PENGERTIAN

CCTV  ( Closed Circuit Television )
CCTV adalah signal video tertutup.
Kenapa di sebut tertutup ?
Jawab : Karena tidak dipublikasikan untuk umum, alias hanya untuk kepentingan sendiri

Penggunaan Video Camera untuk mengirimkan sinyal ke suatu tempat tertentu pada satu set monitor terbatas. Ini berbeda dengan siaran televisi karena signal tidak ditransmisikan secara terbuka . walaupun mengirim signal secara P2P ( Point To Point ) , Point to Multy Point, juga Link Nirkabel  Mesh

Definisi :
Suatu system video yang di buat oleh pemiliknya berguna untuk membantu menciptakan keamanan dan membantu pengawasan kinerja karyawan.

CCTV System adalah penggunaan alat visual yang dihubungkan dengan menggunakan kabel dan disambungkan ke DVR (Digital  Video Recorder ) kemudian ke Monitor pesawat televisi.

     II.            RELEVANSI HUKUM
A. Undang-undang No. 11 Tahun 2008 Pasal 31 ayat ( 2 )
Tentang informasi dan transaksi elektronik ( UU - ITE )
B.      UU No. 8 Tahun 1987 Tentang Dokumen Perusahaan.
C.      UU No.20 Tahun 2001
Tentang perubahan Pengganti UU No. 31 Tahun 1999
Tentang  pemberantasan tindak pidana korupsi .
D.      UU No. 15 Tahun 2003
Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No.  1 Tahun 2002 Tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi undang undang.
E.       UU No. 25 Tahun 2003 Tentang pencucian uang.
F.       UU No. 21 Tahun 2007 Tentang pemberantasan Tindak pidana perdagangan orang.

  III.            FUNGSI CCTV
A.     FUNGSI MONITORING
CCTV sebagai alat monitoring ( pengawasan ), yang artinya CCTV adalah sebagai subyek pengawasan yang akan mengawasi / melihat semua kegiatan di suatu wilayah.
1.       Pada bidang security ( Keamanan )
Fungsi pengawasan adalah sangat vital. Sehingga kita harus mengoftimalkan subyek pengawasanya, yaitu  :
o   Personel Security
o   CCTV
o   Lain-lain ( Atasan, karyawan, dll )
CCTV akan mengambil porsi hampir 50 % dari fungsi pengawasan wilayah. Jadi betapa penting penggunaan CCTV ini.

Perbandingan kelebihan dan kekurangan CCTV dengan Manusia ( Security Officer )

CCTV

Manusia ( Security Officer )
Mengawasi banyak lokasi dalam waktu bersamaan
Hanya bisa mengawasi 1 lokasi dan hanya sebatas jarak pandang
Bisa merekam kejadian masa lalu
Daya ingat terbatas
Barang bukti yang jujur dan bisa di percaya
Keterangan yang kadang –kadang disertai alibi maupun berat sebelah.
Mengawasi secara terus menerus, tidak mengenal lelah dan konsisten.
Sering mengalami lelah, boring, dan tidak konsisten.
Hanya menggunakan indra penglihatan ( visual )
Bisa menggunakan semua panca indera
ü  Penglihatan ( Mata )
ü  Pendengaran ( Telinga )
ü  Penciuman ( Hidung )
ü  Perasa ( Lidah)
ü  Peraba ( Kulit )
Bahkan bisa ada yang punya indera ke enam.
Tidak bisa melakukan fungsi pengendalian keamanan
Bisa melakukan fungsi pengendalian keamanan secara langsung dan cepat mengambil tindakan pengamanan.
Bisa menguasai keadaan

CCTV Sebagai alat pengawasan juga bisa dilakukan dengan cara Streaming  untuk CCTV yang telah dilengkapi dengan aplikasi CCTV Streaming. Jadi orang-orang tertentu ( Pemilik , Bos, Manager , dll ) bisa mengawasi melalui Laptop, HP dari manapun dan kapanpun melalui jaringan internet.

2.       Pada Industri yang berbahaya 
Contoh :
o   Industri Kimia
o   Fasilitas pembuatan bahan bakar nuklir.
Pengawasan ruangan yang rentan radiasi.

3.       Pada kegiatan Pemantauan lalu lintas.
Telah di gunakan oleh kepolisian lalu lintas di seluruh dunia untuk pemantauan traffic.

4.       Pada perusahaan transportasi
Pengawasan keselamatan pintu alat tranportasi ( kerata ,dll)

B.      FUNGSI RECORDING
CCTV yang akan difungsikan sebagai alat perekam ( recording ) biasanya harus di setting dari DVR ( Digital Video Recorder ) terlebih dahulu .
Setting / setelan bisa disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan kita :
1.       Durasi waktu rekam
2.       Menggunakan sensor gerak atau tidak
3.       Dll

Fungsi inilah yang paling diandalkan CCTV. Lihatlah acara – acara di televisi, banyak kejadian yang terungkap :
Contoh :
ü  Minimarket yang di bobol karyawanya sendiri.
ü  Pencurian sepeda motor, spion mobil, dll
ü  Penipuan, hipnotis, Pencurian, dll
Yang semuanya akan dijadikan barang bukti dan data awal bagi pihak kepolisian untuk mengungkap suatu masalah. Coba bayangkan bila tidak ada rekaman kejadian…. Apa yang bisa kita lakukan ?

C.      FUNGSI SHOCK TERAPY ( PENCEGAHAN KEJAHATAN ) DAN SECURITY IMAGE
1.       Bagi Penjahat :
Mereka akan berfikir dua kali bila akan melakukan kejahatan di lokasi tersebut.
2.       Bagi Karyawan :
Mereka akan bekerja sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.
3.       Bagi Tamu / Pengunjung :
Mereka akan merasa aman.

Untuk mendapatkan fungsi ini maka teknik pemasangan dan cara pemilihan jenis CCTV harus dipilih yang menonjol terlihat oleh umum, bila perlu dipasang signed : “ Area ini terpasang CCTV “


  IV.            SEJARAH

A.      1940-an                        : Militer As
  Dalam pengujian Misil V2, CCTV digunakan untuk memonitor test
  keselamatan . Dengan menggunakan CCTV merekan bisa memonitor
  bahaya, target, dan ketepatan sasaran rudal.
B.      1942                               : Siemens AG, Jerman
  Pada Test Stand VII di Penemunde, Jerman. Untuk mengawasi
  peluncuran roket V2.
  Insinyur Jerman yang bernama Walter Brunch bertanggung jawab
  untuk design & Instalation system.
C.      1949                               : Vericon
D.      1968                               : Olean, New York AS
  Kota di Amerika Serikat yang menginstall CCTV sepanjang jalan bisnis
  utama. Dengan tujuan memerangi kejahatan. Dengan demikian
  Department Kepolisian Kota Olean mempunyai teknologi  terdepan
  dalam melawan kejahatan.
E.       1973                               : Time Square, New York City
  NYPD Install CCTV untuk mengurangi Kejahatan.
F.       1980                               : Menyebar ke seluruh dunia
G.     1990                               : Digital Multipaxing ,
  Kemajuan untuk CCTV bisa merekam beberapa camera sekaligus.
H.      1990-2000                    : Semakin diminati di seluruh dunia
I.        2000-Sekarang          : Sudah menjadi kebutuhan untuk memenuhi standart keamanan.

    V.            JENIS
Pembagian jenis CCTV akan kita bagi menurut:
A.      Menurut Tempat Pemasangan
1.       CCTV In-Door
o   Dome biasa
-          Jarak                      : 3 – 12 Meter
-                     View angle          : 65o - 90o
-          Tidak dilengkapi dengan Infra Red
o   Dome Infrared
-      Jarak                      : 3 – 12 Meter
-      View angle          : 65o - 90o
-      Dilengkapi dengan Infra Red
2.       CCTV Out- Door

B.      Menurut Fleksibilitas
1.       CCTV Fixed
o   Di pasang secara tetap disuatu lokasi
o   Sudut pandang ( View Angle ) di atur secara manual pada CCTV Camera
2.       CCTV PTZ
o   Dipasang secara tetap di suatu lokasi
o   Sudut pandang ( View Angle ) bisa di atur melalui CCTV Monitor pengendali.
Zoom, Pergerakan rotasi putar, dll
3.       CCTV Portable
o   Bisa dipasang dan dilepas sesuai kebutuhan : ditempel, di Bolpoint, di baju, di balik lemari, dll
o   Biasa dipakai pada operasi intelejen.

C.      Akses Internet
1.       CCTV analog
CCTV System yang masih konvensional dan menggunakan sambungan kabel
2.       CCTV Network / IP Address
Sudah menggunakan Nirkabel dan IP Address untuk menhghubungkan.

D.      Visual
1.       CCTV Terlihat
Sengaja dipasang agar bisa dilihat oleh semua orang, dengan tujuan sebagai shock terapy ( Pencegahan kejahatan ) , Security Image, dan karyawan terawasi.
2.       CCTV Tidak Terlihat
Biasanya dipasang ditempat-tempat tersembunyi ( disamarkan ) : Dipasang dalam box lampu, dalam cover smoke detector, diatas lemari / meja / TV.

Pada dunia intelejen biasanya menggunakan CCTV kecil dan bisa disamarkan sebagai bolpoint, kancing baju, kaca mata, topi, dll.

Mengenai CCTV yang tidak terlhat inilah yang sering menjadi kontroversial perdebatan umum karena dianggap pelanggaran Hak Asasi Manusia terutama mengenai privasi.

E.       Pencahayaan
1.       CCTV Infra Red
CCTV dengan menggunakan infra Red biasanya terpasang pada lokasi tidak ada / kurang pencahayaan. Camera ini bisa mengambil signal gambar pada saat gelap sekalipun, dikarenakan benda mendapatkan pantulan sinar infra red.
Walaupun hasilnya kurang / tidak seperti aslinya / kadang hitam putih.
Sinar infra red juga akan berpengaruh untuk kesehatan mata.
2.       CCTV Non Infra Red
CCTV ini dipasang pada area yang cukup pencahayaanya baik pencahayaan lampu maupun sinar matahari.

  VI.            CARA KERJA
Cara kerja CCTV System adalah sebagai berikut

CCTV
CAMERA

DVR

CCTV MONITOR



1.       Gambar akan di tangkap oleh CCTV Camera.
2.       Signal gambar akan disalurkan menuju DVR melalui kabel coaxial.
3.       Signal akan di salurkan menuju CCTV monitor melalui kabel coaxial

Cara kerja di atas adalah untuk CCTV system yang lengkap yaitu untuk keperluan recording dan monitoring.
Apabila hanya untuk keperluan tertentu :
1.       Hanya untuk keperluan rekaman / recording:
Hanya di perlukan dari CCTV Camera dan DVR ( Termasuk Hard Disc )
2.       Hanya untuk keperluan monitoring
Hanya diperlukan CCTV Camera dan CCTV Monitor.

VII.            KOMPONEN CCTV
A.      CCTV Camera
Adalah Camera yang terpasang dan mengarah pada lokasi yang menjadi obyek pengawasan.

B.      Kabel Coaxial
Jenis kabel yang digunakan untuk mengirimkan sinyal video dari CCTV Camera ke DVR maupun CCTV Monitor ( Televisi ).

Beberapa type kabel coaxial adalah : RG-6, RG-11, RG-59
Penggolongan berdasarkan diameter kabel dan jarak maximum
Pemasangan kabel harus dilindungi dengan pipa High Impact Conduit.

C.      Conector BNC ( Bayonet Neill Connector )
Adalah jenis Connector RF yang umum digunakan untuk kabel Coaxial ( RG-6 ) .
Fungsinya untuk connector dari kabel ke :
1.       CCTV Camera
2.       DVR
3.       CCTV Monitor ( Televisi )
D.      Adaptor / Power Supply
Perangkat yang men-suplay tegangan kerja ke CCTV Camera .
Adaptor akan merubah arus AC menjadi DC ( 12 Volt, 24 Volt )

E.       Kabel Power AC
Adalah kabel AC untuk memasok tegangan AC sebesar 220 Volt ke Adapter/Power Supplay.

F.       DVR ( Digital Video Recorder )
Adalah Perangkat yang berfungsi untuk mengolah dan setting CCTV
Fungsi utama adalah penyimpanan hasil rekaman

G.     Hard Disc
H.      Pembagi layar monitor.
I.        CCTV Monitor
Adalah pesawat Televisi baik yang menggunakan tabung CRT maupun LCD

VIII.            CARA PEMASANGAN
A.      Instalasi alat
Mengenai cara pemasangan alat biasanya setiap perusahaan CCTV mempunyai metode dan teknik masing – masing.
Kita bisa mencari perusahaan yang telah professional di bidangnya. Akan tetapi jangan lupa:
1.       Meminta kepada Perusahaan tersebut sanggup memberikan training kepada pihak perusahaan kita mengenai How to Operate.
2.       Garansi terhadap barang dan pemasangan yang diberikan.
3.       Setelah garansi habis, adakan perjanjian kerja maintenance.
B.      Lay Out dan View Angle CCTV Camera
1.       Lay Out ( tata letak ) CCTV Camera harus memenuhi syarat , sbb :
-          Bisa cover semua wilayah yang harus kita awasi
-          Perhitungan jarak harus disesuaikan dengan specifikasi camera, dengan tujuan bahwa semua kegiatan, orang, benda, dll bisa terlihat secara jelas ( tidk bloor, kecil, dll ).Ini semua guna kepentingan investigasi .
2.       View Angle ( sudut pandang )
Sudut pandang juga harus disesuaikan dengan kebutuhan, dan bisa menangkap semua gambar.
C.      Lay Out pada CCTV Monitor
Bagaimana cara penataan lay out pada CCTV Monitor adalah sangat penting. Ini sangat berguna saat melakukan investigasi.
1.       Buatlah lay out yang menggambarkan lay out gedung. Lantai-Jalur koridor-di buat sambung menyambung.
2.       Main Monitor diisi dengan kotak-kotak besar, untuk monitoring area-area khusus dan rawan kejahatan.
3.       Monitor tambahan dengan kotak-kotak kecil . hanya untuk recording .
4.        
  IX.            PENYALAH GUNAAN CCTV
CCTV pun bukan hanya digunakan untuk keperluan yang baik-baik akan tatapi juga  sering disalahgunakan oleh penjahat .
Contoh :
Pembobol ATM memasang CCTV portable yang di tempel pada area ATM mengarah ke tombol ATM, guna mengetahui No. PIN.

    X.            PRIVASI
A.      Pelanggaran privasi
B.      Big Brother , pada tahun 2009 : Merilis sebuah laporan yang mendokumetasikan Camera CCTV di kendalikan dewan.

  XI.            PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
CCTV Camera definisi tinggi saat ini memiliki banyak teknologi yang dikendalikan computer. Yang memungkinkan untuk melakukan:
A.      Identifikasi
B.      Pelacakan
C.      Pengkategorian benda

XII.            LAIN-LAIN
Analisis Content Video ( VCA )
Sistem Pengenalan  wajah
Closed circuit digital fotografi ( lebih cocok untuk penyimpanan resolusi tinggi )
Camera Internet Potokol ( IP Camera )-3G – dibatasi dalam jaringan pribadi ( VPN )
Kamera CCTV  Networking-menampilkan video feed real time
Kamera keamanan nirkabel
CCTV Camera Vandalisme ( laser, infra red, debu ,ledakan, )
RETENSI , PENYIMPANAN DAN PENGAWETAN
Akan kita bahas pada episode berikutnya ( bila ada waktu….heee )

XII

Tidak ada komentar:

Posting Komentar