Minggu, 24 Januari 2016

KONSEP DAN CARA KERJA TERORIS

MENGINTIP
KONSEP DAN CARA KERJA TERORIS

Setelah kejadian bom sarinah baru- baru ini bisa kita jadikan sebagai bahan evalusi, ternyata para terorois sudah beberapa langkah lebih nekat daripada tahun tahun sebelumnya.

Teroris yang dulu masih melakukan secara sembunyi-sembunyi, akan tetapi sekarang dengan terang-terangan mereka melakukanya lebih nekat.

Dengan meningkatnya cara kerja para teroris, maka kita sebagai pengendali keamanan di wilayah, kita juga harus meningkatkan strategi penanggulanganya.

Sebagai bahan untuk mempersiapkan strategi penanggulangan, berikut saya sampaikan tentang Konsep dan cara kerja Teroris. 

  1.    Pemilihan Target

  • Hotel
    Pada umumnya adalah dimana management / license asing ( Amerika, Eropa ).
  •  MallPada umumnya adalah dimana management / license asing ( Amerika, Eropa ).
  •  KedutaanAmerika, Eropa, dan Australia ( Negara yang dianggap bertentangan dengan mereka )
  • BankAmerika dan Eropa
  • Gedung perkantoranBanyak pekerja asing ( Terutama Amerika dan Eropa )
  • Restaurant asing.
  • Aparat ( terutama Polisi )Ini yang lagi ngetrend.
2.
  1. Jumlah Target yang sudah ditentukan
Sudah dapat menentukan beberapa jumlah target yang akan dijadikan sasaran berdasarkan survey dan pertimbangan.

Contoh : 2 Hotel, 1 Mall, 1 Restaurant.

3.     Pelaksanaan Surveillance ( Pengintaian & Penyelidikan )
Pelaksanaan surveillance dilakukan setelah jumlah target sasaran sudah ditentukan. Surveillance ke beberapa target tersebut 

Beberapa point hasil surveillance adalah sbb:
  • Para pelaku melakukan surveillance selama beberapa hari / minggu di tiap lokasi target.
  • Tingkat kewaspadaan dan pelaksanaan prosedur pengecekan oleh petugas security ( baik /   tidak ), ( Konsisten /Tidak konsisten ), ( Kuat / Lemah ).
  • Ketrampilan personel security dalam pengecekan  ( Bisa diandalkan / Tidak bisa diandalkan )
  • Tingkat kewaspadaan security pada saat pemeriksaan tamu, supplier, karyawan, kontraktor, dll sudah bisa diandalkan atau belum.
  • Sistem peralatan alat bantu security untuk pengecekan dan pengawasan : CCTV, Walk Through Metal Detector, HT, X-Ray, dll sudah cukup memadai atau belum.
  • Dan masih banyak lagi contuh hasil Surveillance tersebut.
4.     Penentuan Target Final
Penentuan target final dilakukan berdasarkan hasil surveillance pelaku dengan melihat beberapa kelemahan yang ditemukan terhadap beberapa target tersebut.
Mereka akan memilih target yang paling mungkin untuk meledakkan BOM.

5. Pelaksanaan peledakan / Eksekusi

Semoga berguna

Ingat !!!

Dalam dunia security kita harus selalu berprinsip bahwa PENCEGAHAN / PREVENTIVE adalah yang terbaik. 

Pekerjaan Security & Safety  adalah pekerjaan yang mulia, dikarenakan melindungi keselamatan orang banyak. Dan kita semua harus bangga dan bersyukur kepada Alloh / Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita telah di tempatkan pada pekerjaan ini.

Dijamin masuk surga....kalo mati 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar